![]() |
Sebagai warga Indonesia, tentunya kita boleh bangga karena batik sudah go international, dikenakan oleh public figure dari negeri barat sampai idol Korea Selatan. Ditambah lagi, batik tidak hanya populer di generasi dewasa. Kini, muda-mudi bangsa dengan bangganya mengenakan pakaian dan aksesoris batik dalam kegiatan sehari-hari. Akan tetapi, apakah sekedar mengenakan batik saja sudah cukup sebagai bukti apresiasi kita terhadap warisan bangsa?
Sebagian dari masyarakat kita, termasuk anak muda, mengenakan batik dengan alasan terpesona akan keindahan motifnya. Akan tetapi, saat ditanya lebih lanjut mengenai makna di balik motif batik yang mereka kenakan, mereka belum tentu bisa menjawab. Lebih dari itu, bisa saja mereka tidak tahu nama motifnya dan dari daerah mana motif itu berasal.
Mengenakan batik tanpa mengetahui filosofi yang terkandung di balik motifnya bagaikan menyantap ikan goreng tanpa garam, belum lengkap rasanya. Selain untuk melengkapi rasa cinta dan apresiasi kita terhadap batik, mengetahui makna di balik motif batik juga membawa manfaat praktis untuk kehidupan kita sehari-hari.
Pentingnya Mengetahui Makna Dibalik Motif Batik
"Tiap motif batik kan ada artinya. Ada yang buat upacara atau berduka. Hal-hal kayak gitu unik dan kita perlu tahu, supaya enggak salah kostum," ucap Ayushita, seorang aktris asal Indonesia, dilansir dari artikel Kompas.com.
Sesuai kata Ayushita, ketidaktahuan kita akan makna di balik motif batik yang kita gunakan dapat menyebabkan ‘salah kostum’!
Mari kita bayangkan sebuah pesta pernikahan yang berlangsung bahagia. Akan tetapi, seorang tamu undangan datang mengenakan kemeja batik dengan motif slobog.
![]() |
| Batik dengan Motif Slobog |
Sekilas, motif slobog seperti gambar di atas memang terlihat elegan, seolah cocok untuk dikenakan ke pesta pernikahan. Tetapi, tunggu dulu. Ternyata, kain slobog, penggunaannya dikhususkan untuk menutup jenazah dan mendoakannya agar mendapatkan jalan yang lapang di alam kubur. Wah, tentunya, batik bermotif slobog sangat ‘salah kostum’ apabila digunakan pada pesta pernikahan.
![]() |
| Batik dengan Motif Gurda |
Selain menghindari ‘salah kostum’, mengenakan batik dengan motif yang sesuai dengan kepribadian kita juga dapat meningkatkan kepercayaan diri. Saat ingin berkencan, seorang laki-laki dapat mengenakan batik bermotif gurda yang bermakna kepemimpinan dan kejantanan. Dengan demikian, perasaan grogi saat berkencan tertutupi dengan rasa percaya diri setelah mengenakan batik gurda.
Selangkah Lebih Maju, Wujudkan 'Batik Lebih Baik'
Dengan demikian, apresiasi terhadap batik belum sempurna apabila kita hanya mengenakan pakaian batik tanpa mengetahui makna di baliknya. Mari kita wujudkan ‘Batik Lebih Baik’ dengan mempelajari sejarah dan filosofi mengenai motif Batik Indonesia. Selain menunjukan rasa nasionalisme, memahami makna dibalik motif batik memiliki manfaat praktis untuk kehidupan kita, yakni meningkatkan rasa percaya diri dan menghindari penggunaan motif batik di konteks yang kurang tepat alias ‘salah kostum’.
Berhubung kalender sudah menunjukan tanggal 2 Oktober, penulis ingin mengucapkan, Selamat Hari Batik Nasional! Ayo pakai batik hari ini dan pastikan kita semua bisa menjawab pertanyaan, “Apa makna motif batik yang kamu kenakan hari ini?”
Salam hangat,
Patricia Stella Harefa
__________________________________________
Referensi:
https://www.idntimes.com/life/inspiration/djarum-foundation/6-makna-ragam-batik-ada-yang-membantu-enteng-jodoh-lho-csc/full (makna di balik motif slobog dan motif gurda pada batik)


